RSS

contekan wirus part 2

17 May

K.H. ABDULLAH GYMNASTIAR (P.R. 23 AGUSTUS 2007)

“MEMBANGUN KEPERCAYAAN” YANG TERPENTING DARI SESEORANG ADALAH KEPERCAYAAN DARI ORANG LAIN DAN KREDIBILITAS.

BAGAIMANA MENJADI ORANG YANG KREDIBEL:

  1. HARUS MEMILIKI KEJUJURAN
  2. HARUS CAKAP DAN MEMUASKAN
  3. KREATIF DAN INOVATIF

UNTUK MEMPERTAHANKAN KREDIBILITAS:

  1. JAGA KEJUJURAN KITA
  2. JAGA LISAN
  3. JANGAN SOK TAHU ATAU SOK PINTAR
  4. PANDAI-PANDAILAH MENJAGA AMANAH
  5. TEPATI JANJI

v  Catherine deVrye (2003) Good Service is Good Business, 7 strategi sederhana menuju sukses. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

v  Siapa saja yang masih menganggap konsumen tidak penting, hendaknya berusaha tanpa mereka selama 90 hari!

v  Hadiah Nobel memang hebat, tetapi bagi saya hadiah terbaik adalah mempunyai pembaca (Octavio Paz dari Meksiko, Pemenang Hadiah Nobel Sastra 1990)

v  Anda semua punya konsumen,

v  Peraturan nomor satu: Gunakanlah keputusan terbaik Anda setiap saat Peraturan nomor dua: tidak ada peraturan lain.

v  Service

  • Self esteem/memberi nilai pada diri sendiri
  • Exceed expectations/melampaui yang diharapkan konsumen
  • Recover/merebut kembali
  • Vision/visi
  • Improve/melakukan peningkatan
  • Care/memberi perhatian
  • Empower/memberi pemberdayaan
  • Self- Esteem (memberi nilai pada diri sendiri)
  • Memberi servis bukan sekedar bersifat patuh
  • Keunggulan servis dimulai dari atas, kepemimpinan dengan teladan
  • Perlakukan para karyawan sebagaimana Anda ingin mereka memperlakukan konsumen
  • Pertimbangkanlah untuk terlebih dulu mempekerjakan orang-orang positif., yaitu orang-orang dengan energi tinggi, antusiasme dan pandangan yang positif.
  • Taruhlah minat pada pekerjaan Anda untuk membuatnya semakin menarik
  • Sukses hari ini tidak menjamin sukses hari esok
  • meningkatkan pelayanan lewat harga diri

–          Tanyakan pada calon karyawan:

  • Bagaimana Anda menikmati berurusan dengan para konsumen?
  • Apa yang paling Anda sukai tentang posisi Anda sekarang
  • Apa yang paling tidak Anda sukai tentang posisi Anda sekarang
  • Dapatkah Anda memberikan sebuah contoh singkat tentang bagaimana Anda menyenangkan seorang konsumen
  • Langkah-langkah Apa yang segera Anda ambil jika seseorang kecewa?

Anda tidak dapat membantah persepsi konsumen, Ada dua hukum tentang servis bagi konsumen:

1. konsumen selalu benar

2. jika konsumen salah, bacalah lagi aturan nomor satu!

  • Exceed Expectations (melampaui yang diharapkan)
  1. Tetapkan, penuhi dan lampauilah harapan-harapan konsumen untuk menguasai pasar
  2. Riset membuktikan bahwa persepsi konsumen tentang pelayanan yang baik secara langsung mempengaruhi garis dasar
  3. Dekatkanlah kesenjangan antara apa yang diharapkan konsumen dengan yang mereka rasakan mereka terima
  4. Rekor masa lalu tidaklah cukup berarti
  5. Antisipasilah perubahan harapan pasar
  6. Konsistensi adalah kuncinya

–          Sikap menuju penyediaan servis konsumen:

  • Menuntut kualitas produk dan servis yang lebih baik
  • Mengharapkan para pengusaha memotivasi karyawan mereka untuk memberikan servis yang lebih baik, kalau mereka ingin bertahan
  • Menganggap manajemen puncak tahu bahwa servis yang
  • benar-benar baik diperlukan
  • Menganggap para kolega mereka siap membantu dan sopan
  • terhadap konsumen.
  • Recover (Rebut Kembali)
  1. Anda tidak akan pernah mendapatkan kesempatan kedua untuk menciptakan kesan pertama. 96% konsumen yang kecewa tidak mau repot menyampaikan keluhan mereka, mereka akan kapok dan tidak akan pernah lagi mempercayai servis Anda.
  2. Keluhan adalah peluang…bukan masalah
  3. Iklan dari mulut ke mulut sangat berdaya guna di ruang pasar
  4. Jangan menunggu sampai para konsumen memberi tahu Anda masalah-masalah mereka. Bertanyalah lebih dulu
  5. Ajaklah siapapun di dalam organisasi Anda untuk menyadari keuntungan bumerang dari pemberian servis yang baik, dan gunakanlah pendekatan “dapat” untuk setiap situasi
  6. Anda tidak akan pernah menang berbantahan dengan konsumen
  • Vision

Punyakah Anda fakta-fakta dan angka-angka tentang sampai berapa lama para konsumen Anda bernilai bagi Anda? Anda tidak dapat memandang masa depan dengan menggunakan bagian belakang cermin visi

  1. Visi jangka panjang yang dipadukan dengan rencana tindakan yang solid akan membuahkan hasil-hasil yang berjangka panjang.
  2. kenalilah nilai waktu hidup rata-rata konsumen Anda
  3. Perusahaan yang semakin besar akan semakin sulit memantau para konsumennya dibanding perusahaan kecil. Tumbuhkan dalam diri setiap karyawan perasaan bahwa bisnis yang mereka tangani adalah bisnis mereka juga.
  4. Teknologi bisa menjadi sarana yang berguna dalam meningkatkan servis jika digunakan secara ramah kepada konsumen.
  5. Anda harus secara konstan mengkomunikasikan visi tentang kehebatan servis Anda di dalam organisasi. Anda hanya dapat memimpin jika Anda, Anda sendiri, mau memulainya.
  6. bisnis yang berulang (repeat business) adalah bisnis yang paling berharga
  • Improve (Peningkatan):

i.            Jika Anda tidak bertambah baik..Anda bertambah buruk

ii.            secara kontinyu dan keras, lakukan peningkatan

iii.            berubahlah sekarang atau hancur

iv.            lebih mudah meningkatkan 100 proses masing-masing 1% dp meningkatkan 100% dengan satu proses

v.            peningkatan kontinyu dimulai dari atas

vi.            doronglah selalu para karyawan agar selalu mencari cara yang lebih baik dalam melakukan sesuatu dan agar menanamkan investasi di dalam aset Anda yang paling berharga

vii.            manajemen harus memelihara momentum dan bersedia memberi fokus pada peningkatan servis yang kontinyu setiap hari

  • Care (perhatian):

i.            v Orang tidak peduli berapa banyak yang anda ketahui sampai mereka tahu seberapa besar perhatian Anda

ii.            v sistem yang mudah dan ramah..mempermudah berhubungan bisnis dengan anda, Anda tidak akan pernah menang berdebat dengan konsumen

iii.            v kualitas, mendekati cukup tidak berarti cukup baik

iv.            v bebas cacat

v.            v lakukan apa yang terukur. Jangan takut menentukan standar-standar keunggulan yang tinggi

vi.            v menambah nilai dengan melakukan sedikit ekstra pasti akan memberi hasil, bisnis yang berulang, dan iklan dari mulut ke mulut yang tak ternilai harganya.

vii.            v dengarkanlah konsumen.

  • Empower (Pemberdayaan)

v Hapuskan birokrasi yang tidak perlu untuk membuat karyawan lebih bertanggung jawab (responsible) dan lebih mampu memberi respon (respon-able)

v Carilah cara-cara kreatif untuk mengatakan “ya” atas masalah-masalah konsumen dp mencari-cari pembenaran untuk mengatakan “tidak”

v Doronglah keberanian karyawan untuk menanggung risiko dan belajar dari kesalahan.

v Dukunglah para karyawan dan buatlah orang-orang melakukan hal-hal dengan tepat.

v Akui dan hargailah para karyawan atas pekerjaan yang dilaksanakan dengan baik. Lebih seringlah mengatakan “terimakasih”.

v Buatlah setiap orang merasa menjadi bagian penting dari tim konsumen secara keseluruhan, baik itu melayani konsumen internal maupun eksternal.

16 PEDOMAN UNTUK MENJADI WIRAUSAHA SUKSES

OLEH: Prof. DR. Yuyun Wirasasmita, MSc. 2007.

Kuliah Kewirausahaan 27 Nop. 07

I. Pastikan bahwa produk/jasa yang anda hasilkan sesuai dengan keinginan pembeli.

II. Pastikan bahwa anda mempunyai pengetahuan tentang besarnya pasar bagi produk/jasa yang anda hasilkan

III. Pastikan bahwa anda mempunyai pasokan bahan yang dapat dipercaya

IV. Pastikan bahwa anda mempunyai pasokan bahan yang dapat dipercaya dalam keadaan darurat.

V. Pastikan bahwa kapasitas produksi dari mesin-mesin dalam perusahaan anda sesuai dengan jumlah produk yang akan dijual.

VI. Pastikan bahwa investasi dalam mesin dan peralatan akan menguntungkan perusahaan

VII. Pastikan bahwa anda memiliki paling tidak dua buruh/operator yang telah dilatih untuk

menjalankan mesin dan peralatan

VIII. Pastikan pemeliharaan mesin dan peralatan dan persediaan suku cadang

IX. Pastikan bahwa perusahaan anda mempunyai persediaan bahan bakar yang mencukupi untuk mesin-mesin dan peralatan

X. Pastikan bahwa fasilitas transportasi selalu tersedia dan banyaknya relatif murah

XI. Pastikan bahwa perusahaan anda menghasilkan laba setiap tahun

XII. Pastikan bahwa anda telah membuat rencana anggaran kas yang realistik

XIII. Pastikan bahwa anda memperoleh modal yang mencukupi untuk memulai dan menjalankan usaha

XIV. Pastikan anda mendapatkan buruh yang cocok dengan pekerjaan yang dibutuhkan perusahaan

XV. Pastikan anda telah memberlakukan buruh anda dengan adil dan wajar sehingga mereka bekerja secara maksimal untuk perusahaan anda

XVI. Pastikan bahwa perusahaan anda telah mendapatkan manajemen yang dibutuhkan.

Kewirausahaan:

Membenahi bisnis yang sudah ada dan merintis usaha2 baru dan

usaha sambilan (rusman hakim, 1998)

Kiat Kadir Falaq, Pengusaha tanaman hias, Cihideung Lembang, 2003:

1. tentukan dulu jenis usahanya

2. kita suka dengan usaha ini

3. untuk siapa

4. menggarap lahan bisnis yang belum banyak digarap orang lain.

  • Menjadi pemimpin bukan boss (Muhammad Aldi, SE, 2003, Swadaya)

Dalam kamus Webster, Boss disebut sbg a person who exercise control or authority, atau, one who directs or supervises workers. Sedangkan seorang Leader di definisikan sbg a person who has commanding authority or influence. Persamaan antara boss dan pemimpin, masing2 memiliki posisi yang lebih tinggi daripada yang lain. Kata boss menjadi kosa kata ledekan dan senda gurau.

Perbedaan boss dan pemimpin:

Boss adalah posisi formal, tatkala posisi berubah, maka kewenangan itu hilang. Seseorang meraih posisi tsb karena kepercayaan, kekerabatan, atau bisa juga melalui intrik-intrik “politik” kotor. Seorang boss umumnya menapaki karirnya melalui jalur “abnormal”, misalnya dengan membangun kroni (menjilat atasan agar ikut terangkat dan bersender pada kekuatan di atasnya), sekaligus terlibat aktif dalam intrik2 politik kotor. Karena itu seorang boss akan dihinggapi berbagai perangai negatip dalam berorganisasi.

Pemimpin:

Posisi tinggi yang diraihnya dalam organisasi, selain formal juga informal pun diakui. Seorang pemimpin selain memiliki kewenangan formal untuk memerintah, ia pun memiliki pengaruh untuk mengajak bawahannya untuk mengikutinya. Kepemimpinan sangat terkait erat dengan sikap dan kepribadian seseorang dalam beroganisasi dan berinteraksi.

1. Pemimpin mengarahkan, boss menyalahkan

2. pemimpin memotivasi, boss mengintimidasi

3. pemimpin menilai, boss menghitung

4. pemimpin menghimpun kawan, boss mengumpulkan lawan.

5. pemimpin menumbuhkan potensi, boss melumpuhkan potensi,

6. pemimpin di depan, boss di belakang

7. pemimpin melindungi, boss menelikung

8. pemimpin mengambil tanggung jawab, boss melempar tanggung jawab

9. pemimpin mengajak, boss menyuruh

10. pemimpin memupuk kepercayaan, boss memupuk pengkhianatan.

 

untuk mendownload versi pdf nya silahkan download disini

 
Leave a comment

Posted by on May 17, 2012 in kewirausahaan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: